CLICK HERE FOR THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

Minggu, 11 Oktober 2009

JENIS-JENIS MICROPON


JENIS-JENIS MICROPON, diantaranya :

1. SHOTGUN MIC




Microphone ini bentuknya ramping dan panjang mirip seperti laras senapan karakteristtiknya yang sering didapati Condencer Microphone. Sifatnya mempertajam suara jadi jadi suara yang lemah dan jauh akan ditangkap oleh microphone ini. Oleh karena itu dengan shotgun mic tidak perlu mendekat pada sasaran objek karena daya tangkap mic Shotgun directional lurus (satu arah).


HANDHELD MIC




Microphone ini cara perekamannya sama seperti mic yang lain,namun mic handheld dirancang lebih besar.Ukuran mic ini sebesar genggaman tangan dan dipergunakan untuk keperluan lapangan pada saat peliputan interview,vox pop atau opini dsb.

Microphone handheld/genggaman karakteristiknya Dinamic microphone sifatnya meeredam suara desis, suara yang tajam untuk mengurangi gangguan suara utama yang direkam, jadi bukan menghilangkan suara-suara bising.


CONTACT MIC



Alat untuk mendengar percakapan dari balik dinding ruangan tanpa harus memasang
pemancar pada ruang yang dimonitor. Mampu menembus halangan dinding padat
(concrete). Dilengkapi Ultra Sensitive Probe dan Microphone berbentuk Jarum.
Benda ini pada dasarnya adalah sebuah microphone. Tapi, berbeda dengan fungsi microphone yang biasa digunakan untuk menyanyi, yang satu ini mampu menyadap suara di level yang lebih ringkih. Contact Mic ini dirancang untuk mampu menembus gelombang suara redam yang secara virtual sanggup menangkap gelombang suara di bawah permukaan solid tertentu. Dengan begitu, microphone ini dapat pula digunakan sebagai alat pendeteksi bom.

Benda ini dibuat terpadu dengan contact element, dan memiliki automatic gain control internal sehingga tidak lagi memerlukan tombol-tombol penyesuaian. Contact Mic didisain untuk mengkonversi menit getaran-getaran ke gelombang suara dan kemudian dapat diterjermahkan ke dalam band audio yang bisa didengarkan melalui headphone atau alat penerima suara lainnya. Dengan begitu, benda ini bisa memberi informasi mengenai apa yang janggal sedang terjadi.

Untuk negara-negara yang rawan bom (dan gempa), alat ini bisa jadi sangat bermanfaat. Tentu akan lebih banyak dibutuhkan untuk keperluan korporasi dan di lembaga-lembaga pengamanan atau penelitian, meski tidak tertutup kemungkinan digunakan untuk kebutuhan personal. Yah, siapa tahu ada yang penasaran ingin tahu apakah tetangga misterius yang tinggal di sebelah rumahnya adalah seorang teroris.


BOUNDARY EFFECT MIC
















STUDIO MICROPHONES










Wirelless microphone :Microphone nirkabel yakni microphone yang koneksinya tidak menggunakan kabel. Mentransmisikan sinyalnya menggunakan pemancar radio FM kecil yang terhubung kepada receivernya dalam satu sound system.
Wired microphone : Microphone yang menggunakan koneksi kabel
Studio microphone : Mic ini meskipun harganya mur

ah tetapi Secara kualitas sangat diluar dugaan.Cocok sekali bagi anda yg baru atau mau memasuki dunia digital Recording dan membutuhkan Mic Condenser untuk Take Vocal.







PERSONAL MIC




Lavalier mic/personal mic/clip-on mic adalah perekam suara yang bentuknya kecil dan penjepit dipergunakan umumnya untuk wawancara dalam studio.lavalier itu “clip mic”,mic bias yang memiliki karakteristik omni,di negara Eropa populer dengan sebutan “Lapel”. Di sebut Lapel karena biasa dijepit di kerah baju,jas ataupun menempel dibalik dasi. Jarak pemasangannya sekitar 6 sampai 8 inci dibawah dagu sekitar 25cm – 30 cm.

Read More......

PERBEDAAN OMNIDIRECTIONAL, BI-DIRECTIONAL, UN- DIRECTIONAL MICS .








Omnidirectional
Uni-directional mic, biasa disebut juga cardioid mic. Bentuk pattern-nya dalam menangkap suara sbb :

Hanya bunyi yg berasal dari arah depan mic saja yg ditangkap oleh mic tsb.Microphone yang menerima suara hanya dari satu arah saja.

Omni-directional mic, menangkap bunyi dari segala arah. cocok utk menangkap bunyi ruangan (room).Microphone yang dapat menerima suara dari segala arah.
Sebuah Omnidirectional (atau nondirectional) respons mikrofon umumnya dianggap bola sempurna dalam tiga dimensi. Dalam dunia nyata, hal ini tidak terjadi.Seperti arah mikrofon, kutub pola untuk sebuah "Omnidirectional" mikrofon adalah fungsi dari frekuensi. Tubuh mikrofon tidak tak terbatas dan kecil, sebagai akibatnya, ia cenderung mendapatkan dengan caranya sendiri terhadap suara yang datang dari belakang, menyebabkan sedikit merata dari respons kutub. Merata ini meningkat sejalan dengan diameter mikrofon (dengan asumsi itu silinder) mencapai panjang gelombang frekuensi yang bersangkutan. Oleh karena itu, diameter terkecil mikrofon akan memberikan yang terbaik karakteristik Omnidirectional pada frekuensi tinggi.

Panjang gelombang suara pada 10 kHz sedikit lebih dari satu inci (3,4 cm) sehingga pengukuran terkecil mikrofon sering 1 / 4 "(6 mm) diameter, yang secara praktis menghilangkan directionality bahkan sampai frekuensi tertinggi. Omnidirectional mikrofon, tidak seperti cardioids , jangan menggunakan rongga resonan sebagai keterlambatan, dan sehingga dapat dianggap sebagai "murni" mikrofon dalam hal warna rendah; mereka menambahkan sedikit sekali suara asli. Karena tekanan-sensitif mereka juga bisa sangat datar memiliki respons frekuensi rendah ke bawah sampai 20 Hz atau di bawah. Pressure-mikrofon sensitif juga menanggapi apalagi suara angin dari arah (kecepatan sensitif) mikrofon.
Bidirectional Microphones

Mikrofon bi-directional


Bi Directional : Microphone yang mencegah suara dari samping, tapi sangat peka pada arah depan dan belakang.
Tipe ketiga mikrofon pola polaritas adalah dua arah (juga dikenal sebagai Gambar 8). Sebuah bidirectional mic akan mengambil suara dari kedua bagian depan dan belakang, tetapi bukan dari sepanjang jalan sekitar. Mereka tidak mengambil suara dari sisi-sisi baik sama sekali. Mics bidirectional sering digunakan untuk memainkan instrumen miking dua bagian secara bersamaan, misalnya bagian tanduk. Ketika seorang bidirectional mic ditempatkan di antara dua tanduk pemain dengan mic sisi tegak lurus terhadap para pemain, itu akan mengambil suara dari tanduk dan sangat sedikit lain. Bidirectional mics dibuat dalam tiga jenis mikrofon: dinamis, kondensor, dan pita.

Unidirectional mics


Sebuah mikrofon searah sensitif terhadap suara dari satu arah. Diagram di atas menggambarkan beberapa pola-pola ini. Mikrofon menghadap ke atas di masing-masing diagram. Intensitas suara frekuensi tertentu diplot untuk sudut-sudut radial 0-360 °. (Professional diagram menunjukkan sisik ini dan menyertakan beberapa plot pada frekuensi yang berbeda. The diagram yang diberikan di sini hanya memberikan gambaran mengenai pola khas bentuk, dan nama-nama mereka.)

Read More......

Jumat, 02 Oktober 2009

. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Muatan Lokal ( Penata Suara di Studio TV )




A. Menata suara di studio TV


1.Mengidentifikasi berbagai jenis dan kualitas suara
2.Mengidentifikasi karakter mikropon
3.Menggunakan mikropon nirkabel
4.Membandingkan kualitas suara Stereo, Sorround dan Quadraphonic
5.Mengidentifikasi teknologi digital audio untuk TV
6.Mengoperasikan Audio Boards, Mixers dan Consoles.

Read More......

Senin, 27 April 2009

Membuat Comment Ajax





Membuat Comment Ajax


Hampir dari kita semua pasti telah memiliki account facebook. Pada situs jejaring sosial ini, apapun bisa kita komentari. Setiap kali ada teman ganti status kita bisa langsung beri komentar. Kalau ada teman yang baru ganti foto, kita bisa langsung beri komentar. Justru karena komentar-komentar inilah yang menjadikan kita kembali mengunjungi situs ini.

Menurut perkiraan saya, hampir 80% dari proses apalikasi yang ada pada facebook menggunakan pendekatan ajax. Begitu pula dengan aplikasi komentarnya. Ketika kita menekan tombol submit setelah menuliskan komentar, tanpa ada proses refresh halaman, komentar kita akan secara otomatis muncul dan berbarengan dengan itu di simpan juga ke dalam database.

Read More......

SeKiLas HaCkER





CD Video Hacking dan Cracking Software Gratis









Ada kalanya seseorang yang memiliki semangat menggebu-gebu dalam mempelajari network security mengalami kelelahan dalam membaca apa yang dia pelajari, karena pada dasarnya membaca membutuhkan perhatian fokus yang tertuju, dengan mengernyitkan dahi, mungkin. :D. Kali ini saya akan coba membawa kepada alam relaksasi anda, semakin dalam, semakin rilex. :D.Ya, tentunya penjabaran suatu teknik hacking maupun cracking menggunakan video jauh lebih mudah dimengerti ketimbang harus membacanya, dan juga pastinya terdapat banyak kelemahan.
Seorang yang melihat video teknik hacking tentunya harus mengerti dulu konsep dari teknik hacking tersebut sebelumnya. Selain memperlihatkan teknik hacking, bagi anda yang ingin mempelajari bagaimana mengcrack suatu software untuk mendapatkan cd key, license, ataupun serial number disajikan video pembelajaran begitu lengkap. Silahkan mendownloadnya secara gratis:

http://rapidshare.com/files/174700524/Cr4k.h4ck.Tut.part1.rar
http://rapidshare.com/files/174700648/Cr4k.h4ck.Tut.part2.rar
http://rapidshare.com/files/174700526/Cr4k.h4ck.Tut.part3.rar
http://rapidshare.com/files/174700610/Cr4k.h4ck.Tut.part4.rar
http://rapidshare.com/files/174700440/Cr4k.h4ck.Tut.part5.rar
http://rapidshare.com/files/174700301/Cr4k.h4ck.Tut.part6.rar

Read More......

Rabu, 25 Februari 2009

aku...adiku...kakaku keluargaku








Aku.....................
Adikku...........
Adalah seBUAH Keluarga yang satu sama lainnya saling mendukung...
Q SYANG AMA ADIKKu.... love you..
Tegar ma david adalah pemberi semangatku...
Amien................


Read More......

Rabu, 26 November 2008

TUGAS pAK mOKO LeNSA KAMERa

A. Setting jarak fokus lensa kamera
Kamera SLR (single-lens reflex) atau Kamera refleks lensa-tunggal‎ adalah kamera yang memungkinkan fotografer untuk dapat melihat objek melalui kamera dengan sama persis seperti apa yang ia lihat. Hal ini berbeda dengan kamera non-SLR, dimana pandangan yang terlihat di viewfinder bisa jadi berbeda dengan apa yang ditangkap di film.

Kamera SLR menggunakan pentaprisma yang ditempatkan di atas jalur optikal melalui lensa ke lempengan film. Cahaya yang masuk kemudian dipantulkan ke atas oleh kaca cermin pantul dan mengenai pentaprisma. Pentaprisma kemudian memantulkan cahaya beberapa kali hingga mengenai jendela bidik. Saat tombol dilepaskan, kaca membuka jalan bagi cahaya sehingga cahaya dapat langsung mengenai film. (NESW4586)Daftar isi [sembunyikan]
1 Komponen Kamera SLR
1.1 Pembidik
1.2 Jendela Bidik
1.3 Lensa
1.4 Macam-macam lensa
1.4.1 Fokus
1.5 Kecepatan rana
1.6 Diafragma
2 Depth of Field
3 Pencahayaan
4 Perkembangan Kamera SLR
5 Pranala luar
6 Referensi



B. Komponen Kamera SLR


Pembidik

Salah satu bagian yang penting pada kamera adalah pembidik (viewfinder). Ada dua sistem bidikan, yaitu:
jendela bidik yang terpisah dari lensa (Viewfinder type)
bidikan lewat lensa (Reflex type).

Kamera SLR, sesuai dengan namanya (Single Lens Reflex), menggunakan sistem bidikan jenis kedua. Mata fotografer melihat subjek melalui lensa, sehingga tidak terjadi parallax, yaitu keadaan dimana fotografer tidak melihat secara akurat indikasi keberadaan subjek melalui lensa sehingga ada bagian yang hilang ketika foto dicetak. Keadaan parallax ini pada dasarnya terjadi pada pemotretan sangat close up dengan menggunakan kamera viewfinder.


C. Jendela Bidik

Jendela bidik merupakan sebuah kaca yang di dalamnya tercantum banyak informasi dalam pemotretan. Jendela bidik memuat penemu jarak (range-finder), pilihan diafragma, shutter speed, dan pencahayaan (exposure).

Lensa

Dalam fotografi, lensa berfungsi untuk memokuskan cahaya hingga mampu membakar medium penangkap (film). Di bagian luar lensa biasanya terdapat tiga cincin, yaitu cincin panjang fokus (untuk lensa jenis variabel), cincin diafragma, dan cincin fokus.

D. Macam-macam lensa
Lensa Standar. Lensa ini disebut juga lensa normal. Berukuran 50 mm dan memberikan karakter bidikan natural.
Lensa Sudut-Lebar (Wide Angle Lens). Lensa jenis ini dapat digunakan untuk menangkap subjek yang luas dalam ruang sempit. Karakter lensa ini adalah membuat subjek lebih kecil daripada ukuran sebenarnya. Dengan menggunakan lensa jenis ini, di dalam ruangan kita dapat memotret lebih banyak orang yang berjejer jika dibandingkan dengan lensa standar. Semakin pendek jarak fokusnya, maka semakin lebar pandangannya. Ukuran lensa ini beragan mulai dari 17 mm, 24 mm, 28 mm, dan 35 mm.
Lensa Fish Eye. Lensa fish eye adalah lensa wide angle dengan diameter 14 mm, 15 mm, dan 16 mm. Lensa ini memberikan pandangan 180 derajat. Gambar yang dihasilkan melengkung.
Lensa Tele. Lensa tele merupakan kebalikan lensa wide angle. Fungsi lensa ini adalah untuk mendekatkan subjek, namun mempersempit sudut pandang. Yang termasuk lensa tele adalah lensa berukuran 70 mm ke atas. Karena sudut pandangannya sempit, lensa tele akan mengaburkan lapangan sekitarnya. Namun hal ini tidak menjadi masalah karena lensa tele memang digunakan untuk mendekatkan pandangan dan memfokuskan pada subjek tertentu.
Lensa Zoom. Merupakan gabungan antara lensa standar, lensa wide angle, dan lesa tele. Ukuran lensa tidak fixed, misalnya 80-200 mm. Lensa ini cukup fleksibel dan memiliki range lensa yang cukup lebar. Oleh karena itu lensa zoom banyak digunakan, sebab pemakai tinggal memutar ukuran lensa sesuai dengan yang dibutuhkan.
Lensa Makro. Lensa makro biasa digunakan untuk memotret benda yang kecil.


E. Fokus

Fokus adalah bagian yang mengatur jarak ketajaman lensa, sehingga gambar yang dihasilkan tidak berbayang.
Kecepatan rana

Kecepatan rana (shutter speed) artinya penutup (to shut = menutup). Pada waktu kita menekan tombol untuk memotret, terjadi pembukaan lensa sehingga cahaya masuk dan mengenai film. Pekerjaan shutter adalah membuka dan kemudian menutup lagi.

Kecepatan rana adalah kecepatan shutter membuka dan menutup kembali. Shutter speed dapat kita atur. Jika kita memilih 1/100, maka ia akan membuka selama 1/100 detik.

Skala shutter speed bervariasi. Ada yang B, 1, ½, ¼, 1/8, 1/15, 1/30, 1/60, 1/125, 1/250, 1/500, 1/1000, dst. Mulai dari ½ sampai 1/1000 biasanya hanya disebut angka-angka dibawah saja. Artinya 100 = 1/100 dan 2 artinya ½ detik. Namun jika angka 2 itu berwarna, maka artinya adalah 2 detik.

Sedangkan B artinya bulb, yaitu jika tombol ditekan maka shutter membuka, dan ketika tombol dilepaskan maka shutter menutup.

Yang perlu diingat adalah, semakin lama kecepatan shutter, jumlah cahaya yang masuk akan semakin banyak. Semakin besar angkanya, maka kecepatan shutter akan semakin tinggi(shutter akan semakin cepat membuka dan menutup).
Speed cepat

Speed cepat kita gunakan untuk memotret benda yang bergerak. Semakin cepat pergerakan benda tersebut, maka semakin besar angka speed shutter yang kita butuhkan.
Speed lambat

Jika benda yang bergerak cepat dipotret dengan speed shutter rendah, maka hasilnya ialah gambar akan tampak kabur, seakan-akan disapu, namun latar belakangnya jelas. Efek ini terkadang bagus dan menimbulkan sense of motion dari benda yang dipotret.

Cara lain adalah dengan menggerakkan kamera ke arah gerak objek (panning) bertepatan dengan melepas tombol. Hasil gambarnya ialah latar belakang kabur, tetapi gambar subjek jelas. Seberapa jelas atau kaburnya subjek tergantung pada cepat atau lambatnya gerakan panning. Jika gerakannya bersama-sama dengan gerakan subjek, maka gambar yang dihasilkan jelas. Sebaliknya jika kamera lebih cepat atau lebih lambat dari gerakan subjek, maka hasilnya akan blur (kabur)
jark fokus lensa

Read More......